Jangan Tinggalkan Anak Cucu Yang Lemah

Posted by e-absen rapat Senin, 29 April 2013 0 komentar

Jakarta (Pinmas)—Menteri Agama Suryadharma Ali mengingatkan, agar kita tidak meninggalkan generasi masa depan yang lemah, baik dalam pendidikan dan ekonomi, maupun lemah dalam penghayatan ajaran agama.
“Jangan tinggalkan anak cucu yang lemah,” kata Menag saat membuka talkshow “Perempuan Mandiri Secara Ekonomi Merupakan Pilar Kesejahteraan Keluarga” di auditorium Kementerian Agama Jl. MH. Thamrin, Jakarta, Sabtu (27/4) terkait milad I Az-Zahra Community.
Hadir dalam kesempatan itu, Ketua Az-Zahra Community Wardatul Asriah Suryadharma Ali, Menpera Djan Faridz, Sekjen Kemenag Bahrul Hayat, Ketua Umum IWAPI Nita Yudi, Ketua Umum Kowani Dewi Motik, dan sejumlah pejabat lainnya.
Sebagaimana dalam kitab suci Al-Quran, kata Menag, kita harus takut atau khawatir kalau meninggalkan generasi yang lemah, baik anak maupun cucu. Lemah dalam fisik karena kurang gizi, sehingga tidak bisa bekerja keras, tidak bisa
belajar dengan baik. Lemah dalam pendidikan akibat tidak ada biaya untuk bersekolah, ini karena lemah dalam ekonomi.
“Jika bangsa ini lemah, bangsa ini akan dikuasai bangsa lain, apalagi sumber daya alam kita sangat kaya,” ujar Menag.
Lebih lanjut Menag mengatakan, generasi muda juga jangan sampai lemah hatinya akibat pendidikan agama yang kurang memadai. Karena itu, kita harus mengikis kemiskinan, karena kemiskinan menyebabkan orang membuat pelanggaran. Bahkan kemiskinan cenderung menyebabkan orang menjadi kufur.
Karena itu, Menag mengapresiasi program Az-Zahra Peduli dalam membantu pemerintah untuk mengentaskan kemiskinan. Menurutnya, bantuan yang diberikan Az-Zahra Community masih kecil, tapi sebagai tahap awal sudah bagus. “Semuanya dimulai dari hal yang kecil. Kami berharap dari
yang kecil ini nantinya menjadi besar,” tukasnya.
Menag juga berharap ke depan Az-Zahra Community bisa membantu pendidikan kalangan tidak mampu. Hal ini untuk meminimalisasi anak putus sekolah. “Ini sekaligus sejalan dengan program pemerintah dalam memajukan dunia pendidikan,” ujar Menag.
Dalam kesempatan itu Az-Zahra melakukan aksi sosial. Aksi ini ditunjukan melalui program Az-Zahra Peduli dengan membantu permodalan bagi pelaku UMKM.
Sedikitnya, ada 300 pelaku UMKM di tiga provinsi, DKI Jakarta, Banten, Jawa Barat yang mendapat stimulus bantuan sebesar Rp300.000 per orang.
Menurut Ketua Az Zahra Community yang biasa disapa ibu Indah ini, komunitas Az-Zahra sengaja bergerak pada pemberdayaan ekonomi masyarakat kecil. “Kami hanya fokus pada sektor ini, karena perekonomian merupakan hal paling penting,” kata Indah Suryadharma Ali. (ks)

Baca Selengkapnya ....

TIGA HAL YANG TIDAK BOLEH KENA NAJIS DALAM SHALAT

Posted by e-absen rapat Minggu, 28 April 2013 1 komentar
Suci adalah syarat mutlaq dalam beribadah. Karena ibadah merupakan media komunikasi seorang hamba dengan Allah swt yang Maha Suci. Bukankah Yang Suci senang sekali dengan yang suci juga? Oleh karena itu Rasulullah saw memeritnahkan untuk segera membersihkan tiga hal di bawah ini dari najis.
Pertama adalah badan. Badan atau jasad seorang tidak boleh berlama-lama terkena najis. Karena hal ini bisa merusak kesehatan sekaligus mengundang penyakit. Dan yang lebih penting lagi, najis di badan akan menghalangi seseorang mendekati Yang Maha Suci. Begitulah anjuran Rasulullah saw untuk menghindari najis dan menghilangkannya secapat mungkin dari badan.
أنه أمر بغسل الذى من البدن وغسل النجاسات من المخرجين
Sesungguhnya Rasulullah saw. memerintah untuk membersihkan badan dan najis yang keluar dari dua jalan itu (qubul dan dubur)
Kedua adalah pakaian. Pakaian menjadi hal terpenting setelah badan untuk dihindarkan dari najis. Mengingat pakaian yang najis tidak dapat digunakan untuk beribadah dan juga akan mengurangi aura pemakainya. Bayangkankan saja jika jas atau kemeja kita terkena kotoran cicak, bukankah baunya juga tak sedap?
Pentingnya kebersihan pakaian ini disampaikan hingga Allah swt memerintahkan langsung kepada Rasulullah saw dalam wahyu yang keduaوثيابك فطهر “dan bersihkanlah pakaianmu”. Wajar saja karena sebagai agama yang baru saat itu, Islam harus hadir dengan karakter baru yang membedakan diri dari tradisi bangsa Arab selama itu. hal ini dapat diartikan bahwa Islam juga memperhatikan penampilan sebagai sesuatu modal ber’muasyarah dengan komunitas lain.
Begitu pula yang diajarkan Rasulullah saw kepada umatnya. Dalam sebuah hadits dengan jelas Rasulullah memerintahkan Siti Aisyah untuk mengerok /membersihkan kainnya dari darah haidh dan juga menyiram pakaian yang terkena kencing bayi.
Hal ketiga yang harus segera dibersihkan ketika terkena najis adalah tempat shalat khususnya Masjid. Masjid secara bahasa merupakan tempat bersujud. Ruang mulia pertemuan hamba dengan Tuhannya. Oleh karena itu masjid harus senantiasa suci. Apalagi jika menghitung bahwa masjid adalah simbol kebesaran umat Islam, maka masjid harus selalu tampil suci dan meyakinkan.
Dalam sebuah hadits diceritakan bahwa Rasulullah saw pernah memerintahkan sahabat untuk segera menyiram masjid sudah terlanjur terkena kencing orang badui. Dengan kata lain masjid tidak boleh terkesan jorok bahkan boleh ada bau pesing di sekitar masjid.
Demikianlah tiga hal yang harus dijaga dari najis sebagaimana diutarakan oleh Ibnu Rusyd dalam Bidayatul Mujtahid.

Baca Selengkapnya ....

Menag Pesan Buat Tasripin Dahulukan Sekolah

Posted by e-absen rapat Kamis, 25 April 2013 0 komentar
Foto
Jakarta (Pinmas)—Menteri Agama Suryadharma Ali menerima Tasripin dan ketiga adiknya, bocah berusia 12 tahun dari pelosok Banyumas, Jawa Tengah (Jateng), di ruang tamu Menteri Agama, Kantor Kementerian Agama Jalan Lapangan Banteng, Jakarta, Kamis (25/4).
Tasripin yang dalam beberapa hari ramai diberitakan karena telah menjadi kepala keluarga dan menanggung beban saudarnya itu ketika ditinggal orangtuanya, Kuswito (41 tahun), yang bekerja di Kabupaten Ketapang, Kalimantan Barat (Kalbar). Mengenakan sandal jepit, berbaju batik lusuh, ia bersama ketiga adiknya, diterima di ruang tamu Menteri Agama. Tasripin disambut pertanyaan para wartawan yang ingin mengetahui kesulitan yang dialami ketika ditinggal Kuswito, orangtua kandungnya ketika bekerja di Ketapang.
Tasripin (13), dan ketiga adiknya: Dandi (7), Riyanti (6), dan Daryo terlihat malu ketika ditemui Menteri Agama Suryadharma Ali. Daryo, adiknya yang paling kecil lebih banyak menyembunyikan muka ke kursi. Sesekali ia memukul kakaknya, Riyanti dan Dandi.
Ketiga adik Tasripin terlihat gembira, meski sulit diajak berkomunikasi dengan Suryadharma Ali. Suasana pertemuan Menteri Agama dan Tasripin dan ketiga adiknya itu, yang juga didampingi orangtuanya Kuswito dan seorang pelajar dari sekolah Pendidikan Layanan Khusus (PLK), Batu Raden Barat, Desa Ketengger, Banyumas, Inda Yatul.
Menteri Agama Suryadharma Ali menanyakan kepada Tasripin tentang cita-citanya ke depan setelah berbagai pihak menaruh perhatian besar terhadap kesulitan yang dialaminya. Tasripin hanya mengatakan ingin menjadi guru, karena bisa memberikan pelajaran kepada orang lain. Tetapi ketika disampaikan oleh Menteri bahwa ia harus sekolah dan tinggal di asrama, Tasripin terlihat binggung.
Ia mengatakan, ingin sekolah tetapi tidak ingin meninggalkan kampung halamannya. Untuk itu, menteri lantas berpesan kepadanya agar mendahulukan sekolah. “Mencari duit belakangan,” kata Menteri Agama.
“Sekolah dulu kalau mau pintar, sekolah dulu jika ingin dapat bekerjaan bagus. Mau punya tustel kaya wartawan harus sekolah dulu,” kata Suryadharma Ali yang disambut riuh suara wartawan.
Mendirikan Madrasah
Di tengah pembicaraan hangat antara Menteri Agama Suryadharma Ali dan Tasripin dengan orangtuanya, Kuswito, tiba-tiba Muhammad Adib, dari Ketua Peguyuban Lembaga Masyarakat Desa Hutan Jawa Tengah, memberi penjelasan tentang nasib Tasripin dan anak-anak lainnya yang memiliki nasib serupa. Menteri pun menoleh kea rah Adib dan mendengarkan cerita nasib warga di kawasan desa Tasripin, yaitu Dusun Pesawahan, Desa Gunung Lurah, Kecamatan Cilongok, Banyumas, Jateng.
Menurut Adib, di desa itu ada 97 kepala keluarga (KK) atau 317 jiwa dengan 26 anak tak sekolah. Pihaknya memang sudah berencana akan membangun sekolah di atas lahan seluas 700 meter persegi. Tanah seluas itu 50 persennya adalah wakaf dari warga setempat. Pihaknya agar sekolah tersebut segera dapat direalisasikan, tetapi hingga kini masih banyak menghadapi kendala.
Desa itu memang terpencil. Nasib Tasripin diketahui banyak orang berawal dari pelajar sekolah Pendidikan Layanan Khusus (PLK), Batu Raden Barat, Desa Ketengger, Banyumas, Inda Yatul yang tengah menyusun karya tulis. Yatul menginventarisir data warga miskin, paling miskin dan orang kaya di kawasan itu. Dari hasil laporan karya tulis itulah diketahui Tasripin tengah menghadapi persoalan kesulitan hidup lantaran ditinggal orangtuanya bekerja ke Ketapang. Sedangkan ibunya Sutinah, menurut Pupito, wafat setahun lalu.
Menteri Agama Suryadharma Ali, yang saat itu didampingi Dirjen Pendis Nur Syam, Direktur Pendidikan Madrasah Ace Saefuddin, Kepala Pusat Informasi dan Humas Kemenag, Zubaedi dan staf khusus menteri, Budi Setiawan, minta kepada Nur syam agar kesulitan yang dialami warga di desa Tasripin tinggal segera diatasi. Khususnya yang menyangkut pendirian sekolah, sementara untuk Tasripin dan adik-adiknya diberikan bantuan jangka pendek. Tak disebutkan berupa apa bantuan yang dimaksud.
Menurut Menteri Agama, pihaknya telah menerjunkan stafnya di Banyumas untuk melihat kondisi desa Tasripin. Ia berencana akan membangun madrasah, tentu areal lahannya harus diperluas sampai 2.000 meter persegi, dengan 12 lokal untuk madrasah aliyah, tsanawiyah dan ibtidaiyah. Ia berharap madrasah itu bersatus negeri sehingga ke depan dari segi pembiayaan baik untk guru dan perawatan gedung tak mengalami kesulitan. Dengan cara itu, tentu pendidikan di sana bisa berkelanjutan dan bila perlu anaka-anaknya pun diberi bea siswa.
Ia menjelaskan, pada Juni 2013 madrasah di sana sudah mulai dibangun. Sementara pendidikan harus berjalan meski memiliki ruang belajar sederhana. “Kita punya anggaran untuk pendidikan. Karena itu masyarakat setempat pun bisa memberikan dukungan,” pinta Suryadharma Ali.(ant/ess)

Baca Selengkapnya ....

pak Alauddin, S.Pd,M.Si lagi mendampingi pengawas ujian nasional

Posted by e-absen rapat 0 komentar
pak Alauddin, S.Pd,M.Si lagi mendampingi pengawas ujian nasional

Baca Selengkapnya ....

MAN 1 Kendari: MAKNA SUJUD

Posted by e-absen rapat 0 komentar
“Wasjud Waqtarib” demikianlah Allah swt menutup firmannya dalam surat al-Alaq. Suatu statemen yang tegas dan gamblang. Bahwa sujud merupakan wahana paling efesien untuk mendekatkan diri kepada-Nya.
Memang secara psiklogis sujud memiliki nilai lebih dibandingkan dengan rukun shalat yang lain. Karena ketika sujud posisi seseorang benar-benar mununjukkan kerendahannya di hadapan Sang Khaliq. Bagaimana tidak, kepala yang menjadi bagian paling istimewa dalam tubuh manusia dan tempat bersemayamnya pancaindera. Juga anggota tubuh yang paling dimuliakan oleh manusia, tiba-tiba diposisikan begitu rendahnya hingga rata dengan tanah, tempat kaki berpijak.
Sebenarnya sujud menjadi wahana intim antara hamba dengan Allah swt. Pada saat itulah mereka merasakan ke-hinaannya dan sekaligus ke-agungan Allah swt. Begitulah yang diisyaratkan Rasulullah saw dalam haditsnya yang diriwayatkan oleh Abu Hurairah.
أقرب ما يكون العبد الى الله عزوجل اذا سجد, فاكثروا الدعاء عند ذلك
Jarak paling dekat antara seorang hamba dengan Allah swt adalah ketika (hamba tersebut) sedang sujud. Maka perbanyaklah berdo’a ketika sujud. 
Oleh karena sujud menjadi ruang meditasi yang paling intim, maka dianjurkan ketika bersujud untuk memperbanyak do’a.
Demi mengkondisikan kehinaan dirinya sebagai hamba dikisahkan bahwa Umar bin Abdul Aziz selalu sujud di atas tanah. Sehingga kulit jidatnya bertemu langsung dengan tanah dan hidungnya dapat mencium bumi.rdo
Kehinaan seorang hamba ketika bersujud tidaklah sia-sia, karena Allah swt berjanji akan menaikkan derajat orang tersebut dan sujud itu akan menyingkirkan berbagai macam keburukan darinya.
ما من مسلم يسجد لله سجدة الا رفعه الله بها درجة وحط عنه بها سيئة
Dengan kata lain sujud juga dapat menjadi salah satu terapi menghindarkan diri dari berbagai keburukan dan kemaksiatan, sebagaimana shalat dapat mencegah diri dari kekejian dan kemungkaran.
Begitu pentingnya makna sujud sehingga Rasulullah saw pernah berwasiat kepada salah satu sahabatnya:
أن رجلا قال لرسول الله صلى الله عليه وسلم أدع الله أن يجعلنى من أهل شفاعتك وأن يرزقنى مرافقتك فى الجنة, فقال صلى الله عليه وسلم "أعنى بكثرة السجود"
Bahwasannya seorang lelaki berkata kepada Rasulullah saw, “do’akanlah aku agar dapat menjadi orang yang menerima syafaatmu (di hari kiamat) dan mendapatkan rizqi dengan menemanimu di surga” kemudian Rasulullah saw menjawab “maka aku perintahkan untuk memperbanyak sujud”
Sebagai bukti penguat betapa pentingnya sujud adalah cerita penderitaan setan ketika seseorang melakukan sujud tilawah (sujud yang diperintahkan ketika membaca ayat tertentu dalam al-qur’an). maka setanpun berkata “sungguh beruntung hamba ini yang diperinthakn bersujud, kemudian ia bersujud. Maka surge akan menjadi bagiannya. Dan sungguh celaka diriku ini (setan) yang diperintahkan sujud, tetapi malah membangkang. Maka aku akan kebagian neraka.

Baca Selengkapnya ....

PAK AGUS SIBUK SEBAGAI PANITIA UJIAN

Posted by e-absen rapat 0 komentar
SISWA LAGI MEMBERSIHKAN RUANGAN UJIAN
PAK AGUS SIBUK SEBAGAI PANITIA UJIAN


Baca Selengkapnya ....
Ricky Pratama's Blog support EvaFashionStore.Com - Original design by Bamz | Copyright of MAN 1 KENDARI.